Kenapa Harga Bitcoin Tiba-Tiba Turun 10% Dalam Seminggu?

Jangan kaget, harga Bitcoin di minggu ini anjlok kurang lebih 10% dalam satu minggu. Harga saat ini merupakan harga terendah selama dua bulan belakangan.

Saat ini, Bitcoin memiliki nilai tepat di atas USD26.000 atau setara dengan Rp383,5 juta (1USD senilai dengan Rp14.750). Apa alasan penurunan Bitcoin yang sangat signifikan ini?

Alasan penurunan harga Bitcoin

Penurunan ini berlangsung sejalan dengan pembalikan yang cukup besar di sektor memecoin yang meroket sebelumnya. Harga Bitcoin tertinggi untuk sepekan terakhir terjadi setelah data CPI yang lebih lemah dari yang diharapkan pada Rabu, 10 Mei 2023. Namun, harga Bitcoin diprediksi akan turun lebih jauh.

Dilansir dari Coindesk, menurut Penasihat Crypto di CEC Capital, Laurent Kssis, tidak ada fundamental yang menahan BTC lebih lama lagi. Para pedagang merasa khawatir namun banyak yang melakukan permainan jangka pendek untuk meningkatkan kepemilikan BTC di level yang lebih rendah.

Ed Moya, analis pasar valuta asing Oanda, meyakini bahwa Bitcoin mengalami tekanan penurunan lebih lanjut sampai AS melihat kejelasan peraturan.

Ada beberapa hal yang memperburuk harga Bitcoin, yakni jatuhnya harga beberapa memecoin seperti PEPE. Diketahui, PEPE lebih rendah lebih dari 60 persen selama perdagangan minggu lalu.

PEPE Coin memulai debutnya pada April dengan cepat karena kapitalisasi pasar yang naik lebih dari USD 1 Miliar atau setara Rp14,7 Triliun. Tapi, kapitalisasi pasar telah turun menjadi sekitar USD560 juta yang setara dengan Rp8,2 triliun. Penurunan memecoin lainnya termasuk dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), yang masing-masing kehilangan sekitar 11% selama 7 hari terakhir.