Analisis Trading Crypto untuk Pemula, Perhatikan 5 Hal Ini!

cara analisa crypto untuk trading bagi pemula

Cara analisis trading crypto untuk pemula. Pahami hal teknis apa saja yang perlu diperhatikan dan faktor penting lainnya!


Aktivitas trading crypto mencakup beberapa hal yang penting dilakukan dalam menilai pasar. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan, salah satunya adalah melakukan pendekatan analisis teknis. Dengan menggunakan ini, trader bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang sentimen market.

Pemahaman yang perlu dikuasai ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk membuat prediksi-prediksi yang lebih terukur. Guna menentukan langkah-langkah yang tepat dalam pengambilan keputusan terhadap segala fenomena yang terjadi terkait cryptocurrency.

Dengan begitu, aktivitas trading mata uang kripto bisa dijalankan secara lebih bijaksana dan tepat sasaran. Tidak hanya asal menerka-nerka ataupun mengandalkan keberuntungan semata.

Cara Analisis Teknis Trading Crypto untuk Pemula

Analisis trading untuk crypto secara teknis mempertimbangkan sejarah koin dengan grafik harga dan volume perdagangan, apa pun koin atau proyeknya. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang analisis teknis, pahami hal-hal penting yang mendasar berikut ini:

1. Mencermati Garis Tren yang Terjadi

Garis tren, atau arah khas pergerakan koin, bisa sangat bermanfaat bagi para trader kripto. Meski mengisolasi tren ini secara teori kelihatannya mudah, namun saat implementasinya tentu perlu kecermatan tinggi mengingat nilai crypto yang sangat fluktuatif.

Setidaknya, dengan mempelajari garis tren, kamu bisa lebih terarah dalam menentukan pilihan saat terjadi penurunan atau kenaikan. Kamu pun tidak akan merasa clueless kapan harus memutuskan menjual ataupun membeli aset. Tidak serta-merta melihat suatu penurunan sebagai kegagalan dan kenaikan sebagai keberhasilan.

Karena dengan mendalami banyak pola-pola grafik kripto, kamu bisa paham bahwa saat terjadi penurunan tajam bisa saja itu menjadi sebuah kesempatan. Dan sebaliknya, kenaikan pesat bisa saja merupakan sebuah ‘jebakan’ semata.

2. Mengidentifikasi Level Resistance dan Support

Pola yang terjadi pada nilai mata uang kripto bisa ditunjukkan dengan adanya level resistance dan support. Dengan mengidentifikasi nilai level ini, kita dapat menarik kesimpulan tentang penawaran dan permintaan koin pada kondisi pasar yang berjalan.

Pada support, ada cukup banyak trader yang bersedia membeli koin (permintaan besar). Di mana mereka percaya bahwa mata uang dihargai rendah pada tingkat ini. Oleh karena itu, orang-orang akan berusaha untuk membelinya. Permintaan yang besar biasanya menghentikan penurunan dan terkadang bahkan mengubah momentum menjadi tren naik.

Sedangkan, tingkat resistance justru kebalikannya–area di mana banyak penjual menunggu dengan sabar dan membentuk zona pasokan yang besar. Setiap kali nilai koin kripto mendekati suatu puncak, ini akan bertemu dengan ‘tumpukan’ persediaan dan kembali kepada tren sebelumnya.

3. Memantau Moving Average

Metode analisis teknis lain untuk mata uang kripto dan analisis teknis secara umum, untuk menyederhanakan pengenalan tren, disebut biasanya disebut moving average. Yakni rata-rata pergerakan nilai crypto berdasarkan pada harga rata-rata selama periode waktu tertentu. Sebagai contoh, rata-rata pergerakan pada hari tertentu akan dihitung sesuai dengan harga koin untuk masing-masing dari 20 hari perdagangan ke belakang.

Penting juga untuk mengenali rata-rata pergerakan eksponensial atau exponential moving average (EMA), di mana pergerakan memberikan bobot lebih dalam perhitungannya terhadap nilai harga beberapa hari terakhir dibandingkan hari-hari sebelumnya. Contoh, koefisien perhitungan lima hari perdagangan terakhir EMA 15 hari akan menjadi dua kali lipat dari sepuluh hari sebelumnya.

4. Menilai Trading Volume

Volume perdagangan memainkan peran penting dalam mengidentifikasi suatu tren uang kripto. Tren yang signifikan disertai dengan volume perdagangan yang tinggi, sedangkan tren yang lemah disertai dengan volume perdagangan yang rendah. Saat koin turun, disarankan untuk memeriksa volume yang menyertai penurunan.

Sedangkan, tren pertumbuhan yang ‘sehat’ dalam jangka panjang disertai dengan volume kenaikan yang tinggi dan volume penurunan yang rendah. Penting juga untuk melihat bahwa volume meningkat dari waktu ke waktu. Jika volume menurun selama kenaikan, tren naik kemungkinan akan berakhir, dan sebaliknya selama tren turun.

5. Beberapa Hal Lain yang Harus Dipahami

Dengan menggunakan analisis teknis, kita dapat mengidentifikasi tren dan sentimen pasar, serta memiliki kemampuan untuk membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana. Namun, ada sejumlah poin penting yang perlu dipertimbangkan di luar itu.

Seperti faktor fundamental yang berdampak signifikan terhadap pasar. Yang dimaksud di sini misalnya regulasi, mining hash dan sebagainya. Di mana analisis teknis tidak memiliki jangkauan terhadap itu. Jadi, direkomendasikan bagi siapa pun yang melakukan aktivitas trading crypto untuk menggabungkan analisis teknis dan fundamental untuk membuat keputusan investasi yang tepat.


Melakukan aktivitas trading crypto memang sangat bergantung pada analisis teknis guna mendukung pengambilan keputusan-keputusan yang terukur dan bijaksana. Namun, di luar itu perlu dipahami juga faktor-faktor fundamental adalah hal yang tidak boleh diabaikan selama menjalankan jual-beli kripto karena bisa memberikan dampak yang krusial. Maka dari itu, pelajari dan pahamilah keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.